Melalui Difagama Koordinator F3 Berhasil Tumbuhkan Persatuan Difabel di 3 Kabupaten

Lamongan – Bertempat di “Cafe Sepor” Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Lamongan, sejumlah penyandang disabilitas dari 3 (tiga) kabupaten, yakni Kabupaten Lamongan, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro, berkumpul dengan tekat menyatu. Sabtu (20/01/2024),

Berlanjut, melalui DIFAGAMA (Difabel Ganjar-Mahfud) yang dikoordinatori oleh Fira Fitri Fitria, MKP., ternyata mampu menumbuhkan rasa persatuan kepada para difabel di tiga (3) kabupaten tersebut.

Dalam sambutannya, Fira Fitri Fitria, MKP., berpesan, “Jangan patah semangat, kita tunjukkan bahwa kita juga punya hak untuk menentukan kemajuan bangsa melalui suara kita, tunjukkan kita ini bukan lagi objek tetapi subjek,” pesan Fira (Sapaan akrabnya).

Tampak kegiatan yang dihadiri langsung oleh Ketua TPN (Tim Pemenangan Nasional) Angga Zanuar, Ketua DIFAGAMA 40 kota (Bejo), serta ratusan penyandang disabilitas dari 3 (tiga) kabupaten, berjalan tertib, aman dan lancar.

Saudara Bejo selaku koordinator DIFAGAMA 40 kota di Indonesia, dalam sambutannya memberikan pengetahuan kepada para disabilitas, “Saya selaku Ketua koordinator DIFAGAMA di 40 kota di Indonesia, saya sangat mendukung serta respect dengan visi misi Ganjar-Mahfud. Deputi Inklusi adalah satu-satunya visi misi dari 3 calon Presiden, dimana Deputi Inklusi ini merangkul rekan-rekan disabilitas agar berkedudukan sama dengan masyarakat lainnya, serta Deputi Inklusi ini sangat bermaanfaat untuk rekan-rekan disabilitas,” ujarnya.

Sementara, Angga Zanuar, selaku TPN yang ditugaskan langsung oleh Ganjar-Mahfud untuk mendampingi, mengkoordinir serta membimbing para disabiltas dalam memperjuangkan hak politiknya, melalui sambutannya berpesan, “Untuk rekan-rekan disabilitas tidak sudah bersusah hati, nanti jika Pak Ganjar-Mahfud terpilih dan pasti menjadi Presiden, kita tidak perlu menggunakan beberapa kartu untuk mengakses pelayanan pemerintah, baik untuk kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya, cukup satu kartu.

Dimana yang dimaksud, yaitu KTP sakti, KTP sakti yang nantinya akan mempermudah para disabilitas, dan secara otomatis akan langsung diarahkan ke Bansos (Bantuan Sosial) serta pelayanan-pelayanan lainnya yang diselenggarakan oleh negara,” ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari rekan-rekan DIFAGAMA, mulai dari bidang kesehatan, bidang lapangan pekerjaan, pendidikan hingga bidang olahraga. Serta tak lupa para relawan sekaligus koordinator pelaksana memberikan wawasan serta mekanisme pelaksanaan pemungutan suara untuk memberikan hak pilih para rekan-rekan difabel.

Berlanjut di acara puncak, yakni Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud Presiden 2024. (King)

Related posts

Leave a Comment